Feb 21

Tentang Hujan dan Si Penantang Tuhan

Banjir di salah satu kawasan di Jakarta Pusat pada 21-02-2017

Banjir di salah satu kawasan di Jakarta Pusat pada 21-02-2017

Jakarta banjir lagi pada Selasa 21/02/2017. “Jakarta Banjir, Ahok Salahkan Hujan yang Tak Berhenti-henti” (www.voa-islam.com 21/02/2017). Sikap Ahok itu jelas tak konsisten sebab jauh sebelumnya dia bahkan tampak menantang Tuhan. “Ahok Tantang Hujan Lebat, Puluhan Mobil Mewah Terendam Akibat Banjir Kemang” (www.tarbiyah.net 28/08/2016).

 

Lantang Menantang           

Di situs yang disebut pertama di atas, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyalahkan hujan yang tak berhenti sejak Senin malam 20/02/2017 sampai Selasa 21/02/2017 sebagai penyebab banjir yang terjadi di banyak wilayah Jakarta. Lalu, seperti apa tingkat keparahan banjir kali ini?

“Jakarta Dikepung Banjir, Ribuan Rumah Tenggelam” (www.harnas.co Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/tentang-hujan-dan-si-penantang-tuhan/

Feb 14

Ulama, Indonesia, dan Bung Karno

Image result for aksi bela ulama 11 februari 2017 di istiqlalTema pergerakan umat Islam di hari-hari terakhir ini tampak sedikit ‘bergeser’ pada titik tekannya. Jika sebelumnya lantang digelorakan “Aksi Bela Islam”, maka kini yang tegas disuarakan adalah “Aksi Bela Ulama”. Di sejumlah kota, berbagai “Aksi Bela Ulama” digelar. Sementara, di Jakarta, aksi serupa dilaknakan pada 11/02/2017. Terkait ini, menarik jika kita kuak: Mengapa ulama harus kita bela dan apa pula kata Bung Karno tentang ulama?

 

Kata BK Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/ulama-indonesia-dan-bung-karno/

Feb 10

Saleh Darat, Guru Ulama dan “Pemberi Terang” RA Kartini

Cover 50Sekarang, nama KH Saleh Darat –boleh jadi- tak seterkenal KH Nawawi Al-Bantani. Padahal keduanya seangkatan saat belajar di Mekkah dan sama-sama pernah mengajar di sana. Kini, nama KH Saleh Darat –bisa jadi- tak semasyhur KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan KH Hasyim Asy’ari (pendiri NU). Padahal, dia adalah guru dari kedua ulama yang disebut terakhir itu. Bahkan mungkin RA Kartini lebih populer ketimbang KH Saleh Darat, tokoh yang telah membawanya dari “gelap” menuju “terang”.

 

Prestasi Hebat  

Muhammad Shalih adalah nama yang diberikan Kiai Umar -sang ayah- atas lelaki yang lahir pada 1820 di Jepara itu. Awal sekali Shalih belajar agama kepada ayahnya sendiri, yang saat Perang Jawa 1825-1830 menjadi penasihat keagamaan Pangeran Diponegoro.

Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/saleh-darat-guru-ulama-dan-pemberi-terang-ra-kartini/

Feb 03

Nista Pewaris Nabi, Siapa Berani?

Kaligrafi-Nabi-Muhammad“Ahok Ancam KH Ma’ruf Amin, Warga NU Sangat Marah” (www.jawapos.com 01/02/2017). “GP Ansor DKI: Ahok Tabuh Genderang Perang dengan NU” (www.republika.co.id 01/02/2017. “Laskar Santri Siap Jihad Bela KH Ma’ruf Amin” (www.tribunnews.com 01/02/2017).

 

Pemicu Resah

Itulah, negeri ini kembali gaduh karena ulah orang bernama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang tak bisa menjaga perasaan orang atau pihak lain.

Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/nista-pewaris-nabi-siapa-berani/

Jan 26

Tebaran Hoax dan ‘Tikaman’ Ayat

awas-hoaxPresiden: Perangi Hoax adalah Perang Tanpa Akhir (https://korpri.id 22/01/2017). Judul tersebut sangat menarik jika kita sandingkan dengan judul ini: “Rocky Gerung: Pembuat Hoax Terbaik adalah Penguasa” (www.republika.co.id 18/01/2017). Terkait ini, bagaimana Islam memandang berita palsu atau kabar bohong?

 

Masalah Serius

Di berita yang pertama, bahwa pemerintah menegaskan terus memerangi berita palsu atau hoax. “Ini terus-menerus,” kata Presiden Joko Widodo di Bogor, 22/01/2017. Presiden menegaskan bertarung dengan berita palsu, berita bohong atau hoax sudah sejak lama dilakukan pemerintah.

Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/tebaran-hoax-dan-tikaman-ayat/

Jan 20

Sebuah ‘Surat’ tentang Akhirat

bahagia-dunia-akhirat“Habib Rizieq Sesalkan Pidato Megawati di HUT PDIP” (http://nasional.republika.co.id 11/01/2017). “Politisi Gerindra Minta Megawati Soekarnoputri Pertanggungjawabkan Pidato Hina Islam” (http://politik.rmol.co  12/01/2017). Demikianlah, sekadar menunjukkan bahwa pidato Megawati pada 10/01/2017 menimbulkan kontroversi di tengah-tengah masyarakat.

 

Wilayah Keimanan

Pada 10/01/2017 sebagai Ketua Umum Megawati berpidato di acara HUT ke-44 PDI Perjuangan. Sejumlah materi pidato itu lalu memicu kontroversi. Salah satu yang paling menonjol adalah ketika Megawati menyinggung soal keberadaan akhirat. Mari cermati pidato dia:

“Syarat mutlak hidupnya ideologi tertutup adalah lahirnya aturan-aturan hingga dilarangnya pemikiran kritis. Mereka menghendaki keseragaman dalam berpikir dan bertindak, dengan memaksakan kehendaknya. Oleh karenanya, pemahaman terhadap agama dan keyakinan sebagai bentuk kesosialan pun dihancurkan, bahkan dimusnahkan. Selain itu, demokrasi dan keberagaman  dalam ideologi tertutup tidak ditolelir karena kepatuhan total masyarakat menjadi tujuan. Tidak hanya itu, mereka benar-benar anti kebhinekaaan. Itulah yang muncul dengan berbagai persoalan SARA akhir-akhir ini. Di sisi lain, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memosisikan dirinya sebagai pembawa ‘self fulfilling prophecy’, para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, yang notabene mereka sendiri belum pernah melihatnya”. Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/sebuah-surat-tentang-akhirat/

Jan 13

Suap-Menyuap Itu Menyengsarakan

suap bisnis“Soal Suap Bupati Klaten, KPK Tak Gentar Jerat Anak Bupati” (www.krjogja com 11/01/2017). Suap-menyuap sering terjadi di sekitar kita, seperti pada berita tersebut. Padahal, “Penerima suap dan pemberi suap masuk neraka” (HR Bazzar dan Thabrani). Tak takutkah para pelaku itu?

 

Sangat Terlarang

Banyak aspek kehidupan di sekeliling kita beraroma suap-menyuap. Misal, agar tak menerima hukuman yang berat (bahkan, jika mungkin bisa bebas), seorang yang punya masalah hukum lalu menyuap aparat penegak hukum. Atau, agar seseorang diterima di sebuah rekrutmen pegawai, orang tersebut lalu menyuap pejabat yang bertugas menentukan kelulusan. Atau, agar rakyat memberikan ‘suara’-nya dalam sebuah pemilihan, seorang calon pejabat publik menyuap rakyat lewat apa yang disebut dengan ‘money politics’.

Read the rest of this entry »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/suap-menyuap-itu-menyengsarakan/

Older posts «