Category Archive: Gelora Opini

Sep 18

Mahasiswa (Baru), Selamat Berjuang!

Bergerak, bergerak .....

“Berlelah-lelahlah! Manisnya hidup terasa setelah berjuang. Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan. Jika air mengalir, menjadi jernih. Jika air tidak mengalir, akan keruh” (Imam Syafi’i).   Tata Posisi Di Agustus-September 2017 banyak kampus mengukuhkan mahasiswa barunya. Misal, pada 02/08/2017 Universitas Airlangga kukuhkan 6.780 mahasiswa baru  (www..unair.ac.id 02/08/2017). Sementara, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya …

Continue reading »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/mahasiswa-baru-selamat-berjuang/

Jul 15

PERPPU, Penguasa, dan Sejarah Itu

“Yusril: PERPPU Ormas Lebih Kejam dari Penjajah Belanda dan Orba” (www.kumparan.com 14/07/2017). “Fadli Zon: PERPPU Ormas Bentuk Kediktatoran Gaya Baru” (www.republika.co.id 12/07/2017). “Keluarkan PERPPU untuk Bubarkan Ormas, Pemerintah Dinilai Kalap” (www.persis.or.id 12/07/2017). Duhai, ada apa dengan negeri ini? Share on Facebook

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/perppu-penguasa-dan-sejarah-itu/

Aug 11

Guru, Mendikbud, dan Parang Imam Zarkasyi

Pendidikan bertujuan utama membentuk manusia yang beradab

  Apa-pun kurikulumnya, kata Muhadjir Effendy, kalau gurunya profesional tidak masalah. Itu diucapkan sang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada 6 Agustus 2016. Sementara, jauh bertahun-tahun sebelumnya, KH Imam Zarkasyi –salah seorang pendiri Pondok Modern Gontor- menyatakan bahwa “Guru lebih penting daripada metode”. Apa relevansi dari kedua pendapat tersebut atas kekinian dunia pelajar kita?   Metafora …

Continue reading »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/guru-mendikbud-dan-parang-imam-zarkasyi/

Aug 04

Menangkap Dua “Pesan” Menteri Pendidikan

Musa (tengah), ayah dan ibunya, serta Piagam Penghargaan itu

Ada dua hal menarik terkait dengan “bahasa tubuh” dan sikap Muhadjir Effendy yang baru dilantik sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Pertama, di “Pelantikan Menteri, Muhadjir Menolak Halus Jabat Tangan Ibu Iriana Jokowi” (http://sangpencerah.com 28/07/2016). Kedua,  “Masya-Allah, Mendikbud RI Beri Penghargaan Orang Tua Terhebat kepada Ayah dan Ibu Musa Al-Hafidz” (http:/jurnalmuslim.com30/07/2016). Mengapa kedua hal itu bisa mencuri perhatian publik?   Sikap Hati-hati Pada 27/07/2016 sejumlah menteri baru dilantik dalam sebuah perombakan …

Continue reading »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/menangkap-dua-pesan-menteri-pendidikan/

Jun 30

Surat untuk Pemimpin Pemarah

Tersebab posisinya sebagai gubernur, maka tergolonglah dia sebagai pemimpin. Sebagai pemimpin, dia dikenal kontroversial. Di depan publik, tak jarang dia luapkan rasa marahnya lewat kata-kata dan ekspresi. Maka, terdorong bahwa dia masih termasuk “saudara”, perlulah sebuah surat dibuat untuknya.   Renungan Bersama Share on Facebook

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/surat-untuk-pemimpin-pemarah/

Jun 23

FPI, HAMKA, dan “Syarat Terbaik”

Duta Masyarakat 25-06-2016

Di saat yang lain masih asyik berdebat, Front Pembela Islam (FPI) dengan berani mendatangi KOMPAS yang dinilai tak benar di salah satu pemberitaannya. Di ketika yang lain masih sibuk berwacana, FPI dengan gagah mendatangi TVRI yang dianggap tak tepat di salah satu siarannya. Di titik ini, bisa saja ada yang lalu ingat HAMKA, terutama di …

Continue reading »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/fpi-hamka-dan-syarat-terbaik/

Jun 16

Menggoyang Perda Syariah dari Serang?

Kota Serang

“Presiden Jokowi Batalkan Ribuan Perda Bermasalah” (www.republika.co.id 14/06/2016). Machfud MD lalu menukas: “Pemda Boleh Abaikan Pencabutan Perda” (www.republika.co.id 15/06/2016). Masalah ini menarik karena bersinggungan dengan keberadaan Peraturan Daerah (Perda) bernuansa syariah. Mengapa? Siapa Gerah Atas sejumlah alasan, ribuan Perda dibatalkan. Salah satu alasannya, soal adanya nuansa intoleransi dan itu –kata Jokowi- “Bertentangan dengan semangat kebhinnekaan …

Continue reading »

Share on Facebook

Permanent link to this article: http://www.anwardjaelani.com/menggoyang-perda-syariah-dari-serang/

Older posts «